Anak Tumbuh Lebih Bahagia dengan Kalimat Positif

Membesarkan si Kecil adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak hanya nutrisi untuk fisik yang baik namun juga butuh “nutrisi” untuk emosi dan psikologis si Kecil. Salah satu peran orang tua dalam memberikan “nutrisi” psikologi anak adalah dengan menghindari penggunaan kata-kata yang berkonotasi negative. Mengapa? karena dapat kata tersebut mampu memberikan dampak yang tidak baik kepada si Kecil. Si Kecil dapat merasa sakit hati, takut terhadap Ayah dan Bunda, kepercayaan diri menurun atau sebaliknya si Kecil malah bersifat membangkang dan lebih agresif.

Masa 1000 hari si Kecil akan dipenuhi dengan rasa keingintahuan yang besar, imajinasi tinggi dan perilaku impulsif. Karena itu, bantulah ia untuk melewati masa-masa ini dengan cara yang tepat. Gantilah kata-kata ‘Jangan’, ‘Tidak boleh’ ‘Dilarang’, ‘Stop’ dengan kata-kata positif yang maknanya tetap sama. Jika Anda sudah terbiasa menggunakan kalimat-kalimat positif kepada anak, maka anak Anda pun akan membalas ucapan Anda dengan cara yang baik pula.

Berikut kalimat positif yang bisa Bunda pakai :

  1. “Jalannya pelan-pelan saja ya nak” dibanding “jangan berlari!”
  2. “Kamu sedang sedih? Coba ceritain ke Bunda” dibanding “jangan cengeng!”
  3. “Kakak boleh sabar sebentar ya, 2 menit lagi mama akan bantuin kakak” dibanding “sana dulu deh jangan ganggu aku!”
  4. “Coba bilang ke pinjam ke temenmu dengan baik” dibanding “mainan temannya jangan direbut!”
  5. “Berbicaranya pelan-pelan saja, kan kedengeran” dibanding “jangan teriak-teriak!”
  6. “Itu tempatnya tinggi, nanti kalau jatuh kamu sakit” dibanding “jangan manjat-manjat dong”
  7. “Bunda sedih loh kalau kamu gak dengerin” dibanding “Gak bisa dengerin banget sih!”
  8. “Bunda kasih waktu 5 menit lagi ya mainnya” dibanding “udah stop mainnya atau mainannya mama sita!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *