ASI Bisa Basi dan Tak Layak Konsumsi

Sama halnya dengan susu lainnya, ASI perah ternyata bisa basi sehingga Bunda harus berhati-hati. ASIP yang sudah tidak segar tentu bisa berakibat buruk untuk si Kecil sehingga ada baiknya Bunda mengetahui ciri-ciri ASIP yang sudahk tidak layak untuk dikonsumsi.

Berbeda dengan susu sapi, ASIP bisa rusak jika dibiarkan terbuka dan disimpan di kulkas terlalu lama. Di suhu ruangan, ASI hanya bertahan sekitar 4-6 jam sedangkan di dalam kulkas hanya bertahan selama 3-5 hari. Lewat 5 hari, Bunda harus segera membekukan ASI atau segera diberi untuk si Buah Hati selama ASI masih bisa diminum.

Lalu, seperti apa sih tanda-tanda ASI perah yang sudah tidak bisa diminum?

  1. Aroma yang tidak sedap

ASIP yang basi mengeluarkan bau yang tidak sedap seperti hal nya susu sapi. Jadi jika Bunda mendapati bau yang tidak sedap dari ASIP, lebih baik dibunag saja ya.

  1. Tidak larut saat diaduk

ASI perah yang disimpan biasanya akan terbagi menjadi komponen lemak dan non lemak yang akan kembali menyatu saat diaduk bila susu masih segar. Namun, dua komponen ini tidak akan kembali bersatu dalam susu basi atau adanya gumpalan yang tidak larut saat diaduk.

  1. Disimpan lebih dari 3-5 hari

Menurut laman Baby Center, ASI perah yang segar hanya bertahan selama 3-5 hari di dalam kulkas tergantung tempat Bunda menyimpan. Hindari meletakkan ASIP di pintu kulkas karena suhunya mudah berubah saat kulkas dibuka dan ditutup. Jika ingin lebih lama, simpan di freezer yang membuat ASIP bertahan hingga 6 bulan.

  1. ASIP dibiarkan terbuka

Seperti susu sapi, ASIP yang tidak ditutup akan mudah mengundang bakteri yang menyebabkan proses pengasaman menjadi lebih cepat. Pastikan ASIP disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dirancang khusus untuk menampung ASI perah.

  1. Rasa ASI yang asam

Bila Bunda tidak yakin dengan kualitas ASIP, cobalah untuk mencicipi setetes. ASI yang terasa kecut berarti sudah layak untuk dibuang dan hindari untuk dikonsumsi. Jika si kecil menolak untuk minum ASIP, cobalah untuk mencoba mencicipi. Jika terasa asam, itu alasan si Kecil menolak.

ASI perah yang sudah basi berarti terkontaminasi oleh bakteri, virus, hingga parasite yang tentunya berbahaya untuk bayi. Gejala umum bayi yang keracunan ASIP basi yaitu muntah-muntah, diare. rewel, menangis, hingga demam.

Bunda bisa membawa ke dokter apabila si Kecil keracunan ASIP dan tetap berikan ASI segar agar si Kecil tidak dehidrasi setelah diare. Nutrisi yang sudah rusak dan bakteri yang berbahaya membuat ASIP yang basi harus segera dibuang dan dijauhkan dari jangkauan.

Sebelum memerah ASI, pastikan Bunda sudah mencucui tangan dan wadah penyimpanan dengan bersih. Gnakan peralatan yang dirancang khsusu untuk penyimpanan ASI dan pastikan wadah tertutup rapat dan tidak bocor saat akan disimpan. Sterilisasi wadah juga perlu dengan mencucinya dengan air panas dan sabun sebelum dipakai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *