Mengenal Stunting Dan Cara Pencegahannya

Bunda merasa tubuh si Kecil kok tidak tinggi-tinggi di banding teman-temannya? Waspada si Kecil terkena stunting.

Apa sih itu stunting? Stunting adalah kondisi dimana si Kecil terkena masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Stunting memiliki efek jangka pendek dan panjang. Efek jangka pendeknya, menurunkan daya tahan tubuh, meningkatkan frekuensi sakit dan angka kematian yang dipicu penyakit akut seperti diare serta radang paru-paru. Selain itu, mengganggu proses tumbuh kembang. Sedangkan efek jangka panjangnya, penurunan tingkat kecerdasan, gangguan kesehatan reproduksi saat dewasa, hingga rentan terserang penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi.

Apakah stunting bisa dihindari? Tentu bisa. Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih.

Biasakan si Kecil mendapatkan asupan menu makanan 4 bintang yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayur. Sejak MPASI usia 6 bulan, biasakan si kecil konsumsi asupan 1,1 gr protein hewani per berat badan.

Agar si Kecil makan dengan lahap, Bunda juga harus bisa membuat si Kecil tertarik dengan makanannya. Salah satunya dengan memberikan perlengkapan makan dengan warna yang cerah. Sehingga si Kecil semakin antusias melahap makanannya. Bunda bisa menggunakan Feeding set dari Baby Huki, karena feeding set Baby Huki memiliki warna yang menarik, serta bentuk sendok garpu yang disesuaikan dengan kemampuan menggenggam si Kecil.

Selain itu, Jangan lupa pantau tumbuh kembangnya dengan membawa buah hati ke Posyandu setiap bulan, serta biasakan si Kecil cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *